Butuh Perjuangan dan Pengorbanan serta Doa

November 4, 2020

image

Agnes Purwidyantri, STP., MSc., PhD

A journey of a thousand miles begins with a single step” Itulah motto hidup dari seorang Agnes Purwidyantri, STP., MSc., PhD sebagai salah satu alumni dari program studi Teknologi Pangan Unika Soegijapranata Semarang. Wanita gigih ini mengambil motto hidupnya dari pengalaman-pengalaman hidup yang telah dilaluinya selama ini. Alasan wanita ini tergerak untuk memilih motto ini dikarenakan konsistensi dan disiplin diri untuk melakukan hal-hal yang kecil, sedikit demi sedikit akan membawa kita kepada hal yang lebih besar nantinya. Wanita tangguh ini memulai perkuliahan di Unika Soegijapranata Semarang sejak tahun 2003. Dengan segala semangat yang tinggi dan ketekunan dalam menjalankan perkuliahan, Agnes dapat menyelesaikan perkuliahan pada tahun 2007.

Hal tersebut dapat mencerminkan seorang Agnes yang dapat lulus dengan cepat dan tepat waktu, dimana hal tersebut selalu membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang begitu tinggi serta tak lupa untuk disertai dengan doa. Agnes sungguh menekuni di bidang pangan, sehingga dia memiliki banyak pengalaman yang didapatkan selama berkuliah di Unika Soegijapranata. Salah satu hal pengalaman yang telah didapatkan oleh Agnes sendiri yaitu memiliki banyak pengetahuan dasar tentang teknologi scientist seperti contoh nanoteknologi di Fakultas Teknologi Pertanian. Pengalaman tersebut sangat membantu Agnes dalam menekuni dan menginovasikan karir kerja yang sedang dijalankan Agnes hingga saat ini.

Banyak pengalaman yang didapatkan oleh Agnes selama berkuliah di Unika Soegijapranata salah satunya yaitu menjadi Chair Person National Student Conference 2005 di Fakultas Teknologi Pertanian yang hal tersebut merupakan suatu acara akademik yang menstimulus kaum muda untuk aktif berdiskusi di ranah riset dan teknologi. Dalam kegiatan ini, Agnes belajar bahwa mengorganisir suatu konferensi ilmiah memerlukan komitmen dan tanggung jawab yang besar, selain itu konferensi ini juga mengasah kemampuan Agnes dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Pengalaman yang telah dialami Agnes menjadikan dia semakin mengenal dan dapat berkembang di bidang pangan, yang pada akhirnya Agnes dapat mengimplementasikan pengetahuan yang dia miliki sejak kuliah menuju karir kerja nyatanya.

Pengalaman kerja yang telah dilalui wanita mandiri ini sangat diverse dari bekerja di sektor perbankan dan kemudian di salah satu industri minuman ternama di Indonesia yang bertugas di bagian Quality Control hingga masuk ke pendidikan tinggi luar negeri yang juga membawa Agnes melanjutkan pendidikan tinggi hingga ke jenjang Doktoral. Kini, Agnes berkarir sebagai scientist di bidang nanotechnology, khususnya nanobiosensor. Agnes mendapat jabatan di bidang karirnya menjadi Research Fellow International Iberian Nanotechnology Laboratory (INL), di Negara Portugal dan menjadi Researcher Indonesian Institute of Sciences (LIPI), di Negara Indonesia.

“Sebagai alumni Fakultas Teknologi Pertanian, Saya ingin berbagi kepada rekan-rekan sekalian bahwa bidang pekerjaan tidak hanya terbatas di industri pangan yang ternama, akan tetapi kesempatan-kesempatan lain seperti studi lanjut dan riset, dapat membawa kontribusi besar bagi diri, lingkungan, dan bangsa kita dan bahkan menembus batas-batas negara dan budaya. Selain itu, studi lanjutpun hingga level doktoral tidak hanya menjanjikan karir di akademik, namun juga membuka banyak kesempatan di segala jenis dan bidang pekerjaan profesional di seluruh dunia.” Tandas Agnes.


Telah diterbitkan dalam buku “Profil 101 Alumni Unika Soegijpranata

buku terbitan   SCU Knowledge Media


Facebook Comments