English Bahasa Indonesia

Kepak Sayap Unika

Kepak Sayap Unika

Berbenih mimpi, melampaui yang biasa

“..for most gulls, it is not flying that matters, but eating. But this gull, though, it was not eating that mattered, but flight.” “Jonathan Livingstone Seagull” – Ricard Bach

Unika SOEGUAPRANATA seperti semua universitas yang sedang menuju tahap kematangan berada di persimpangan jalan. Universitas terperangkap dalam dilema antara menjadi universitas paripurna (top-notch fullfledged university) dan universitas “tanggung” (mediocre university), juga antara paradigma universitas riset (research university) dan pendidikan manusia seutuhnya (wholeperson education). Selain disibukkan oleh dinamika internal, semua universitas saat ini menghadapi tantangan ekstemal seperti kompetisi “pasar” dan tekanan regulasi.

Alih-alih selalu berjuang mengais segala daya untuk mematuhi dan menyesuaikan diri dengan tekanan eksternal – dan hanya reaktif, menjalankan business as usual atau mengatasi tekanan secara sepotong-sepotong (incremental piece meal) – maka Unika SOEGIJAPRANATA memilih jalan lain. Terinspirasi oleh Jonathan Livingstone – si Burung Camar – dalam buku klasik karya Richard Bach Unika SOEGUAPRANATA memilih untuk menghindari lintasan yang mudah.

Pilihan “melampaui yang biasa” – tidak menjadi universitas “tanggung” – adalah keniscayaan bagi Unika SOEGIJAPRANATA . Namun, excellence (keunggulan) adalah sebuah kriteria mutu yang terkait langsung dengan kesesuaian tujuan (fitness of purpose). Misi sebuah universitas yang ingin menjadi unggul haruslah menjawab kebutuhan dan pelayanan yang nyata kepada masyarakat. Dalam hal ini, fitness of purpose sama sekali bukan tentang prestige atau ambisi atau tren mutakhir belaka.

Unika SOEGUAPRANATA menguatkan “kepak sayap” yang akan mengangkat seluruh “tubuh”nya ke langit yang lebih tinggi. Penguatan ini melampaui kepatuhan (beyond compliance) dengan investasi serius untuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar, prestasi riset dan publikasi, mutu pengabdian pada masyarakat Investasi difokuskan pada sumber daya manusia, terutama dosen dan fasilitas belajar-mengajar dan fasilitas pendukung demi mewujudkan kampus yang semakin mengesankan dan bermakna. Berikut ini sejumlah langkah penguatan “sayap” Unika SOEGUAPRANATA

Facebook Comments